Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Keterlaluan ! Proyek Pengadaan Al-Qur’an Kok Dikorupsi

Posted by Aliey Faizal pada 22 Juni 2012

Jakarta- Indonesia memang sudah menjadi sarangnya para koruptor bahkan korupsi sudah menjadi budaya birokrasi. Bayangkan, proyek pengadaan Kitab Suci Al Qur’an di Kementerian Agama (Kemenag) yang seharusnya menjadi tugas mulia dan bersih dari korupsi, justru menjadi sasaran korupsi para oknum Kemenag yang hanya ingin memperkaya diri sendiri.

Kepada para wartawan yang menemuinya di Kantor Pusat Kemenag jalan Thamrin, Kamis (21/6), Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar sangat menyayangkan ulah oknum yang mencoreng nama baik Kementerian yang dipimpinnya tersebut.

“Intinya, saya terbuka siapa pun yang akan mengusut adanya dugaan korupsi pengadaan Al Qur’an, baik KPK maupun Kejaksaan. Yang terpenting kasus ini segera dituntaskan. Malu kan kita umat Islam, masak pengadaan Al Qur’an dikorupsi, masya’ Allah. Kalau ditemukan pelakunya tolong ditindak tegas,” ujar Nasaruddin Umar.

Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ) itu mengaku ikut prihatin dengan kejadian ini. Padahal, sewaktu dirinya menjabat sebagai Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, masalah yang selalu diz wanti-wanti adalah terkait dengan pengadaan Al Qur’an. Sebab Al Qur’an ini sesuatu yang sangat suci, bahkan dirinya tahu persis dampak dari memainkan pengadaan Al Qur’an.

“Jangankan korupsi, mencari keuntungan dari pengadaan Al Qur’an saja saya selalu mengimbau kepada pelaksananya jangan!,” ungkap Nasaruddin Umar.

Dikatakannya, selain Dirjen Bimas Islam yang pernah dipimpinnya, proyek pengadaan Al Qur’an juga dilakukan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag. Sampai sekarang dirinya belum tahu, apakah yang dimaksud KPK itu korupsi pengadaan Al Qur’an di Dirjen Bimas Islam atau Dirjen Pendidikan Islam.

“Saya tidak tahu apakah kasus ini terjadi di bidang saya atau di Dirjen yang lain yang dimaksud KPK. Tapi, saya langsung membriefing bawahan saya. Bahkan saya sebagai kuasa pengguna anggaran waktu itu menanyakan kenapa sampai bisa terjadi masalah seperti itu,” tanya Nasaruddin dengan nada heran.

Diakuinya, memang kebutuhan pengadaan Al Qur’an setiap tahunnya sekitar 2.000.000 Mushaf untuk dibagikan ke Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai Dirjen Bimas Islam, dirinya juga tidak mengurusi soal pengadaan Al Qur’an. Pengurusannya dilakukan para pejabat pembuat komitmen setingkat Direktur selaku penanggung jawab pengadaan. Sedangkan pelaksana pengadaan dilakukan Pejabat Eselon III. Nilai pengadaan saat itu ditaksirnya sekitar Rp 5,6 Miliar yang dikucurkan Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemenag. Namun, dia sendiri belum mengecek tahun anggaran pengadaan yang dipermasalahkan.

“Saya sedang mengumpulkan bahan-bahan terkait pengadaan waktu itu. Saya akan menjadi orang pertama yang melakukan proses seperti hukum yang berlaku. Saya kaget dan kecewa benar dengan kejadian ini. Saya tidak menghalang-halangi proses hukum yang dilakukan KPK, malah saya akan membantu penuntasan kasus ini. Bahkan, saya meminta semua yang terlibat untuk memberikan data-datanya seperti apa kasusnya,” tegas Nasaruddin.
Pasalnya, selama pengadaan berlangsung dia tak pernah menerima laporan penyimpangan. Begitu pula di laporan anggaran yang diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam keterangannya beberapa waktu lalu, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan telah terjadi korupsi di dalam proyek pengadaan Al Qur’an di Kemenag. Namun Abraham Samad tidak menyebutkan berapa besar nilai korupsinya dan Dirjen mana di Kemenag yang terlibat dalam tindakan tercela dan memalukan tersebut.

 

Artikel Terkait :

Satu Tanggapan to “Keterlaluan ! Proyek Pengadaan Al-Qur’an Kok Dikorupsi”

  1. ZET said

    MASYA ALLAH..ANDA PUNYA OTAK NGGAK. DENGAN AL-QURAN PUN ANDA KORUPSI.MEMANG OTAKMU SUDAH DIPANTAT BAHKAN DIKEMALUAN YA?JIKA ANDA KORUPSI APALAGI DENGAN KITAB SUCI SAMA SAJA ANDA MENYETUBUHI IBU ANDA SENDIRI…

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: