Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Takut atau benci?

Posted by Aliey Faizal pada 18 Juni 2012

VII. PENUTUP
Jangan percaya Ahli Kitab…!

tapi jangan kau ingkari…!

ARUS BALIK

Takut atau benci?

Dalam buku The Islamic Invasion halaman 9 (Bab . Pendahuluan), Robert Morey menyebut tentang perkembangan Agama Islam di Eropa Barat, Britania Raya, Irlandia Utara, Australia, Amerika Utara dan Amerika Serikat yang amat pesat, dengan penuturannya antara lain:

  1. Contohnya, di Perancis dan Jerman jumlah orang Muslim telah berjuta juta.
  2. Di Inggris keadaannya sungguh mengejutkan, disana lebih banyak orang-orang Muslim dari pada orang-orang Metodis bahkan jumlah seluruh umat Muslim di Inggris lebih banyak dari pada orang Kristen Injili. Didanai oleh uang dari hasil sumber minyak Arab yang berlimpah-limpah, orang-orang Muslim membeli gereja­gereja Anglikan yang terbengkalai dan memodifikasinya menjadi masjid-masjid sedemikian rupa sehingga kaum Muslim di sana mendeklarasikan bahwa Inggris akan menjadi negara Islam pertama di Eropa.
  3. Dalam karya wisata yang kami laksanakan musim gugur 1989, kami melihat bahwa di semua kota-kota besar di Australia terdapat masjid-masjid besar, bahkan di negara bagian Victoria, orang Muslim lebih banyak dari pada orang Kristen gereja Baptis.
  4. Di, Amerika Utara terdapat lebih dari 4 juta orang Muslim. Beberapa peneliti menyatakan bahwa jumlah orang Muslim di Amerika Utara lebih banyak dari pada orang Yahudi sehingg menempatkan Islam sebagai agama ke- 2 (dua) terbesar di Amerika Serikat dan Kanada.
  5. Lebih dari 500 pusat-pusat kajian telah di bangun di Amerika Serikat.
    2/3 (dua per tiga) orang Islam Amerika berasal dari keturunan Arab, sementara yang 1/3 (satu per tiga) terdiri dari berbagai sekte Muslim berkulit hitam.
    Saat ini secara resmi jumlah Muslim di Amerika Serikat, lebih banyak dari pada anggota gereja Episcopal.

Pembaca yang budiman. Demikian tadi uraian Robert Morey. Dalam hal ini kami sependapat dengan Robert Morey bahwa perkembangan Islam di dunia, sangat pesat.

Untuk mendukung pendapat tersebut kami tampilkan data hasil penelitian perkembangan agama-agama di dunia selama 50 tahun yaitu dari tahun 1934 sampai dengan tahun 1984, yang dilakukan oleh Keith W Stump; sebagai berikut:1)

A. Agama-agama yang grafik pekembangannya naik, adalah:

1.       Protestan, naik 57%

2.       Budha, naik 63%

3.       Katholik, naik 70%

4.       Hindu, naik 117%

5.       Sinto, naik 152%

6.       Islam, naik 235%

B. Agama-agama yang grafik perkembangannya turun, adalah :

1.       Yahudi, turun 4%

2.       Kong Hu Chu, turun 13%

3.       Kristen Otodox, turun 36%

Menurut Robert Morey, orang-orang Islam di Inggris mendeklarasikan bahwa Inggris akan menjadi negara Islam pertama di Eropa.

Seyogyanya Robert Morey mengetahui bahwa. sesungguhnya lebih setengah abad yang lalu telah ada orang yang meramalkan bahwa Islam bakal diterima oleh masyarakat Eropa. Siapakah orang itu ? Dia adalah George Bernard Shaw (1856 – 1950), pujangga dan ahli sosialisme di Inggris. Inilah yang dia katakan:2)

“Seperti Napoleon, sayapun lebih suka akan ajaran Muhammad. Saya yakin bahwa seluruh emperium Inggris akan berakhir abad ini. Pribadi Muhammad sangat agung. Saya kagumi dia dan saya menganut Muhammad dalam pandangan hidupnya. Selain saya menjunjung agama yang dibawa Muhammad setinggi­tingginya karena gaya hidup yang mengagumkan dari agama itu.

Itulah satu-satunya agama yang nampak memiliki kesanggupan yang sesttai dengan fase – fase yang berubah – ubah yang dapat menempatkan dirinya pada setiap masa.

Tidak ragu lagi bahwa dunia akan memberikan penilaian tinggi tentang ramalan orang besar seperti saya. Saya telah meramalkan bahwa agama yang dibawa Muhammad patut diterima oleh Eropa sekarang.

Gereja – gereja Kristen pada zaman abad pertengahan, karena kejahilan dan kebodohannya, menggambarkan Islam dalam warna yang paling gelap. Memang mereka dilatih untuk membenci Muhammad dan agamanya. Bagi mereka, Muhammad adalah dajjal. Saya telah mempelajari dia (Muhammad), dia adalah seorang laki-laki yang menakjubkan, jauh daripada dajjal. Dia yang seharusnya disebut juruselamat umat manusia yang terbesar.

Saya yakin bahwa apabila orang seperti dia memegang pucuk pimpinan dunia modern sekarang ini, dia akan membawa kedamaian dan kebahagiaan yang sangat dihajatkan.”

Namun demikian kenaikan dan penurunan angka pemeluk suatu agama, khususnya dalam Islam, bukan suatu hal yang harus dibanggakan, apalagi dipaksakan. Kekuasaan dan Kemulyaan Allah tidak bergantung kepada banyak dan tidaknya orang yang beriman, sebab keimanan akan kembali kepada manusia itu sendiri. Iman itulah yang akan menyelamatkan manusia, baik di dunia maupun di akhirat.

Buku The Islamic Invasion serta buku-buku lain sejenisnya, yang menyerang akidah Islam dengan sangat keras dan tanpa bukti, memang agak aneh jika muncul pada saat banyak orientalis mulai menulis secara objektif tentang Islam. Kita tidak tahu secara pasti, apakah kemunculan buku-buku semacam ini sekedar propaganda pasca penyerangan ke Irak oleh Amerika dan kroninya, ataukah hanya untuk menyibukkan umat Islam, ataukah bentuk keputus-asaan akibat ketakutan kehilangan jamaat, yang ditakutkan lari kepada ajaran lain. Kita tidak tahu mana alasan yang benar, hanya yang pasti umat Muslim harus pandai menyikapi tindak kedzaliman dengan sikap bijaksana, setidaknya menjadi cambuk dan penyadar agar umat ini segera bangun dari tidur yang berkepanjangan.

Dengan menjadikan ketidak adilan yang diterima sebagai cambuk untuk bangkit, maka kita bisa bersikap dengan bijaksana. Kebangkitan tidak perlu kita tunggu dari para pemimpin. Bangun tidur dilakukan oleh setiap individu dengan mengasah kembali kepedulian sosial dan kepedulian akan umat. Sebab kata nabi bahwa seseorang yang tidak memperhatikan nasib kaum Muslimin bukanlah dari mereka. Nasib bangsa juga ditentukan oleh individu, minimal melalui suara. Dari individu merebak kekeluarga hingga masyarakat sekitar, kemudian meluas, semampu-mungkin. Dengan begitu, minimal persaudaraan akan tercapai, sebab kepedulian akan mengesampingkan egoisme individu yang dapat merusak persaudaraan karena merasa lebih benar dari yang lain.

NOTES

1) The Plain Truth, edisi Februari 1984

2) Getting Merried melalui De Kracht van Den Islam, halaman

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: