Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Keselamatan dalam pandangan Alkitab

Posted by Aliey Faizal pada 18 Juni 2012

Keselamatan dalam pandangan Alkitab

Umat Kristiani sangat yakin bahwa agama Kristen dengan Alkitab dan Yesus, adalah untuk seluruh dunia, seluruh alam semesta. Keyakinan mereka tersebut berdasarkan beberapa ayat dalam Alkitab, yaitu pada Injil Matius pasal 28 ayat 19 dan Injil Markus pasal 16 ayat 15 yang bunyinya sebagai berikut :

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” (Mat 28 : 19)

Berdasarkan ayat tersebut mereka yakin bahwa Yesus memerintahkan kepada murid-muridnya untuk menjadikan semua bangsa agar dibaptis menjadi pengikutnya, alias harus dikristenkan.

Kemudian berdasarkan Injil Markus pasal 16 ayat 15 tertulis pesan Yesus sebagai berikut:

“Lalu ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, berikanlah Injil kepada segala makhluk.” (Mar 16 : 15)

Pesan-pesan Yesus pada ayat-ayat tersebut oleh umat Kristiani itu dianggap pesan suci. Kenapa? Sebab menurut Alkitab, ketika Yesus meninggalkan pesan seperti itu, pada saat itu dia diangkat ke langit.

Oleh sebab itu bagi umat Kristiani itu adalah pesan Yesus yang terakhir ketika dia berada di bumi. Makanya pesan Yesus tersebut disebut “Amanat Agung” Yesis Kristus. Disamping itu terdapat begitu banyak ayat-ayat di dalam Alkitab yang membuat mereka begitu yakin bahwa hanya agamanya saja (Kristen) yang menyelamatkan. Sebagai contoh kami angkat beberapa ayat yang menjadi andalan atau rujukan mereka sebagai berikut :

“Kata Yesus kepadanya : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14 : 6)

Ayat ini merupakan “ayat  emas” yang sangat dibanggakan oleh setiap umat Kristen. Bayangkan saja tidak ada seorangpun yang akan selamat kalau tidak melalui Yesus. Artinya jika mau selamat, maka jalan satu-saunya harus menjadi pengikut Yesus alias harus masuk agama Kristen. Kalau begitu berdasarkan ayat tersebut, maka kesimpulannya keselamatan itu hanya ada dalam Yesus. Pertanyaannya : bagaimana dengan umat Islam, apakah ada keselamatan pada mereka? Jika tidak ada keselamatan di dalam Islam, bagaimana nasib umat Islam di seluruh dunia?

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan Anak-Nya  yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3 : 16)

Ayat ini pun merupakan ayat emaas. Intinya kehidupan kekal itu hanya bisa diperoleh apabila kita percaya bahwa kematian Yesus di kayu salib itu adalah dalam rangka menebus dosa-dosa manusia, karena itu merupakan kasih karunia Allah melalui Anak-Nya yaitu Yesus, yang mati di kayu salib dalam rangka menebuhs dosa-dosa manusia. Pertanyaannya: bagaiamana dengan umat Islam yang tidak percaya Yesus mati di kayu salib dan tidak percaya kematian Yesus dalam rangka untuk menebus dosan? Apakah kaum muslimin tidak akan memperoleh kehidupan kekal itu?

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4 : 12)

Ayat ini adalah tulisan Lukas. Intinya yaitu mengingatkan kepada kita manusia bahwa keselamatan itu tidak ada di dalam nama siapapun melainkan hanya ada di dalam nama Yesus.

Oleh sebab itu, menurut iman umat Kristen, hanya di dalam nama Yesus saja adanya keselamatan itu, tidak kepada lainnya. Pertanyaannya : Jika di bawah kolong langit ini keselamatan itu hanya ada dalam nama Yesus berarti di dalam nama Nabi Muhammad saw. tidak ada keselamatan. Kalau begitu bagaimana nasib umat Islam di dunia ini? Apakah mereka tidak akan selamat karena memilih menjadi pengikut Nabi Muhammad, bukan pengikut Yesus?

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Roma 10 : 9)

Ayat ini adalah surat kiriman Paulus kepada jemaat di Roma. Intinya yaitu, kalau kita mengaku dengan mulut dan percaya dalam hati bahwa Yesus adalah Tuhan yang dibangkitkan Allah dari antara orang mati, maka kita akan diselamatkan. Ayat ini memberikan iming-iming yang sangat mudah yaitu hanya percaya Yesus adalah Tuhan, maka akan diselamatkan.

Pertanyaannya : bagaimana dengan nasib kaum muslimin yang semuanya tidak percaya Yesus sebagai Tuhan, apakah mereka tidak akan diselamatkan?

 

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: