Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Bab 4.03 Batas-batas Pergaulan Wanita

Posted by Aliey Faizal pada 16 Juni 2012

  1. Tidak ada batasan dalam pergaulan suami isteri.
  2. Sewaktu dalam pertunangan, hendaklah ada muhramnya ketika bertemu dengan calon suaminya.
  3. Si isteri hendaklah meminta izin dari suaminya untuk mengizinkan laki-laki lain selain suaminya masuk ke rumah walaupun kaum keluarganya sendiri dengan syarat suami nya ada di rumah atau ada muhramnya yang lain.
  4. Menutup aurat kecuali muka dan telapak tangan ketika berhadapan dengan ipar.
  5. Jangan bergaul dengan mereka yang tidak disukai oleh suami.
  6. Apabila ada keperluan yang mendesak untuk berbicara dengan laki-laki lain maka hendaklah ditemani oleh muhramnya dan berbicara di balik tabir jika seorang diri.
  7. Dibolehkan bergaul bagi seorang wanita hanyalah dengan lelaki berikut:
    • Suaminya.
    • bapak mertua.
    • bapaknya dan keturunannya ke atas.
    • bapak saudaranya (sama ada pihak bapak atau ibunya).
    • Kakak adik laki-lakinya.
    • Anak laki-lakinya.
    • Anak laki-laki suaminya (anak tirinya).
    • Anak laki-laki susuannya.
    • Anak saudara (dari adik beradikriya yang laki-laki atau perempuan).
    • Anak susuan saudara laki-laki susuannya.
    • Cucu laki-lakinya dan seterusnya kepada keturunannya ke bawah.
    • Anak kepada adik-beradik sesusuan (anak saudara susu).

 

Artikel ini adalah bagian dari buku Panduan Wanita Solehah yang berisi panduan-panduan untuk wanita soleh dari  Abuya Syeikh Ashaari bin Muhammad At Tamimi

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: