Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Dari kelahiran sampai remaja

Posted by Aliey Faizal pada 15 Juni 2012

VI. RASULLULLAH DAN HADITS
Kenapa kalian membunuh

para utusan Allah…?

KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD

 

Dari kelahiran sampai remaja

Nabi Muhammad saw dilahirkan di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal, Tahun Gajah yang bertepatan dengan bulan Agustus 570 M. di rumah kakeknya Abd’1 Muttalib. Disebut tahun Gajah karena pada tahun tersebut adalah tahun di mana Abrahah -Gubernur Ethiopia di wilayah kekuasaan Yaman-, memimpin pasukan gajah ke Makkah untuk menghancurkan Ka’bah.

Ayahanda Nabi Muhammad adalah Abdullah, dan ibunya bernama Amina, putri dari Wahab. Nabi Muhammad bila diruntut nasabnya akan bertemu kepada nabi Ismail putra nabi Ibrahim; Nabi Muhammad putra Abdullah, putra Abdul Muttalib, putra Hashim, putra Abdul Manaf, putra Qushai, putra Kilab, putra Murrah, putra Kaab, putra Luai, putra Ghalib, putra Fihir, putra Malik, putra Al Nadhar, putra Kanana, putra Khuzaima, putra Madraka, putra Ilias, putra Mudir, putra Nizar, putra Ma’ad, putra Adnan, silsilah Adnan bertemu sampai pada Kedar putra dari Nabi Ismail, putra Nabi Ibrahim. Kakek Nabi Muhammad, abdul Muttalib, adalah pemimpin suku Quraisy, yang dihormati oleh suku-suku di wilayah Mekkah, ibunda Nabi adalah wanita keturunan terhormat clan silsilahnya dari suku yang sama. Pada hari ketujuh kelahirannya itu Abd’l Muttalib minta disembelihkan unta. Hal ini kemudian dilakukan dengan mengundang makan masyarakat Quraisy. Setelah mereka mengetahui bahwa anak itu diberi nama Muhammad, mereka bertanya-tanya mengapa ia tidak suka memakai nama nenek-moyang. “Aku menginginkan dia akan menjadi orang yang terpuji, bagi Tuhan di langit dan bagi makhluknya di bumi,” jawab Abdl Muttalib.

Ayahanda Nabi, Abdullah, meninggal beberapa minggu sebelum kelahiran beliau, di Yatsrib pada saat mengunjungi saudara-saudara ibunya, sehabis pulang dari Suria untuk berdagang. Ibunda beliau meninggal pada saat perjalanan pulang dari Yatsrib, di suatu tempat yang dikenal dengan nama Abwa, pada saat beliau berumur 6 tahun.

Kemudian beliau diasuh oleh kakeknya Abdul Muttalib sampai berumur 8 tahun kemudian kakeknya meninggal juga. Setelah kakeknya meninggal beliau diasuh oleh pamannya Abu Talib bersama tiga keponakannya; Ali, Jaafar, dan Akeel. Dibawah asuhan pamannya Abu Talib mulailah Nabi Muhammad menjadi seorang bisnisman dan pedagang. Beliau tumbuh dewasa dan terkenal dengan kejujuran beliau, keadilan, rendah hati, dan kemauan yang keras. Pada saat umur dua belas tahun, beliau mendampingi pamannya dalam kafilah dagang ke Siria. Nabi Muhammad terkenal dengan gelar “al Amin” karena sifat beliau yang dapat dipercaya oleh penduduk Mekkah clan sekitarnya. Gelar al Amin artinya yang jujur, kepercayaan dan pemberian gelar ini, yang mana hal ini adalah standar moral tertinggi bagi kehidupan di masyarakat. Hal ini menepis anggapan Dr. Robert Morey bahwa Nabi Muhammad tidak pernah mencapai prestasi apapun ketika beliau masih muda.2

NOTES

2.  Robert Morey, The Islamic Invasion – confronting the Worid’s Fastest Growing Relegion, Scholars Press, Las Vegas, 1991,ha1 74

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: