Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Milatu Ibrahim Ditangan Kristen

Posted by Aliey Faizal pada 13 Juni 2012

II. ARABIA PRA ISLAM
Ajaran Ibrahim Adalah Agama yang Lurus dan Kepasrahan…

Millatu Ibrahim di tangan Kristen

Monoteisme yang diajarankan oleh Ibrahim dan dilestarikan oleh keturunannya hingga masa Yesus, ketika dipegang oleh orang-orang Romawi -yang tentu saja bukan dari

keturunan Ibrahim- ternyata melenceng dari tradisi yang sudah dipegang selama berabad-abad oleh keturunan Ibrahim. Hal ini dapat dimaklumi bahwa masyarakat Romawi yang tidak memiliki tradisi keluarga monoteis seperti bangsa Yahudi masih dipenuhi pemikiran filsafat helenisme dan kepercayaan pagan.

Anggapan bahwa Yesus adalah `anak’ tuhan pada awalnya, ditambah Paulus dengan menempelkan sifat-sifat ketuhanan pada Yesus untuk kemudian menjadi bentuk imajener Kristus. Hal ini tergambar dalam ajaran Gereje Paulus yang berbicara tentang “Tuhan Bapak” dan “Anak Tuhan”. Masyarakat Romawi dan Yunani yang empunya Filsafat Helenisme segera saja menerima ajaran Paulus, karena pandangan mereka tentang ketuhanan adalah Tripartite (tiga keberadaan). Mereka tinggal menambahkan satu unsur saja yaitu Roh Qudus agar bisa selaras dengan pandangan mereka tentang tuhan. Karen Armstrong (A History of God) yang mengutip pernyataan tokoh pemikir Trinitas abad IV (Gregory of Nazianzus) menceritakan bagaimana masalah masuknya Roh Kudus dalam jajaran Trinitas yang diperkenalkan pada abad ke N telah menimbulkan banyak permasalahan.8

Kepercayaan masyarakat Romawi terhadap dewa-dewi saat itu amatlah kental hingga 2 misionaris, Paulus dan Barnabas dianggap sebagai dewa seperti yang tergambar dalam Perjanjian Baru :
:”… Tatkala orang banyak nampak perbuatan Paulus itu, mereka itupun mengangkat svaranya sambil berkata dengan bahasa Likaonia: ..Dewa-dewa telah turun kepada kita menjelma menjadi manusia. Lalu digelarkannya Barnabas itu Zius, tetapi Paulus Itu Hermes, sebab ialah pemberita yang utama.“(Kisah Rasul-Rasul 14:11-12).

Kini, sangat disayangkan bahwa pada saat manusia modern melihat paganisme sebagai hal yang dikesampingkan dan tahayyul, otoritas Gereja malah semakin getol mempertahankan penodaan monoteisme dengan kepercayaan peradaban kuno yang sering memandang dewa-dewa sebagai “tiga keberadaan”.9 Logika manapun tidak akan sampai pada pernyataan bahwa tiga adalah satu, atau satu adalah tiga. Apalagi salah satu dari ketiganya adalah dilahirkan oleh seorang wanita dan memakan makanan. Memang agak rumit, umat Kristen percaya bahwa Tuhan itu satu, tapi pada saat yang sama mereka percaya 100% bahwa Yesus adalah Tuhan, sama percayanya bahwa Yesus juga 100% manusia.

Ajaran Ibrahim (monoteisme) yang dipertahankan oleh keturunannya dari keluarga Ya’kub bin Ishaq (bangsa Yahudi) dan Ismail (bangsa Arab) adalah ajaran yang hak, sebab pada dasarnya manusia akan mengatakan bahwa Tuhan itu satu. Terbukti masyarakat yang pada sekian abad lalu tidak mampu menalar, masyarakat modern menganggap paham paganisme adalah kemunduran akal. Namun demikian kenapa justru yang mengaku keturunan Ibrahim mengatakan tentang Tuhan dengan hal-hal yang tidak selayaknya untuk dikatakan terhadapNya. Padahal bangsa Yahudi hingga saat ini masih berpaham monoteisme, walaupun mereka bersikap kejam terhadap Penganut ajaran Ibrahim lainnya yaitu umat Islam. Allah terbebas dari segala apa yang mereka sekutukan.

 

NOTES
8. Karen Armstrong, Sejarah Tuhan, Op. cit., hal. 165

9. Di Mesir kuno, sebelum munculnya paham pantheisme, muncul paham tripartite yang mamandang dewa matahari berujud tiga, yaitu Khabire (pagi), Re (siang), dan Atom (sore), pada masa selanjutnya menjadi Isis, Osiris, dan Horus.

 

Artikel Terkait :

 

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: