Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Kata Asing Dalam Qur’an

Posted by Aliey Faizal pada 13 Juni 2012

V. KITAB SUCI
Kenapa kalian mengingkari

ayat-ayat Allah…?

Kata Asing Dalam Qur’an

 

Masyarakat Arab yang mendapat kehormatan karena bahasanya menjadi bahasa perantara wahyu melalui Nabi Muhammad, adalah masyarakat pedagang. Tanah yang gersang dan tandus -khususnya di Makkah- menjauhkan mereka dari kehidupan agraris. Sebagai pedagang berkeliling mencari clan menawarkan barang dagangan adalah keharusan. Melalui kegiatan ini interaksi dengan bangsa lain dilakukan, dan lewat jalan ini pula kegiatan dakwah Islam sering mereka lakukan.

Interaksi masyarakat Arab dengan bangsa lain jelas akan mempengaruhi bahasa mereka. Pada masa Rasulullah -saat wahyu diturunkan- beberapa kata asing sudah masuk ke dalam bahasa Arab. Kata yang masuk ke dalam bahasa komunikasi mereka kadang dipakai apa adanya kadang mereka carikan padan katanya, ini lah yang mereka sebut at- Ta’rib yaitu upaya mewujudkan kata dalam bahasa Arab untuk istilah clan ungkapan dari kata asing yang mereka adobsi. Hal yang sama juga dilakukan oleh bangsa-bangsa lain, dan merupakan gejala yang sangat wajar dalam dinamika suatu bahasa.

Dalam kajian ulumul Qur’an banyak ulama yang membahas masalah ini diantaranya adalah Imam Suyuthi dalam bukunya al-Itqan Fi Ulum al-Qur’an. Namun demikian sangatlah salah jika Robert Morey menyatakan bahwa masuknya bahasa asing dalam al-Qur’an dikatakan “kecolongan”53 apalagi jika alasan tersebut dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa ajaran al-Qur’an dari bangsa asing. Bahasa asing yang masuk dalam bahasa al-Qur’an adalah bahasa asing yang sudah diadopsi bahasa Arab. Karena al-Qur’an diturunkan dengan memakai bahasa Arab, maka sudah pasti al-Qur’an menggunakan kata clan istilah yang dipakai oleh masyarakat saat itu. Justru kalau al-Qur’an memakai bahasa yang tidak dipahami oleh bangsa Arab maka proses dakwah akan terganjal, karena bahasa perantaranya tidak dipahami, yang pada gilirannya wahyu tidak berfungsi Ambil contoh misalnya dalam pengajaran komputer. Karena banyak istilah komputer sudah diadopsi oleh bahasa Indonesia, maka akan mudah jika mengajarkannya dengan memakai istilah­istilah asing tersebut dari pada memberikan padan katanya dalam bahasa Indonesia. Tapi tidak ada yang mengatakan bahwa anda mengajar komputer dengan bahasa Inggris. Sama seperti buku yang ada di tangan pembaca, walaupun bahasa Indonesia mengadopsi banyak bahasa asing tapi tidak ada yang mengatakan bahwa buku ini ditulis dengan bahasa asing.

 

NOTES

53 ibid.

 

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: