Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Gramatika Arab

Posted by Aliey Faizal pada 13 Juni 2012

V. KITAB SUCI
Kenapa kalian mengingkari

ayat-ayat Allah…?

BAHASA AL -QUR’AN

 

Gramatika Arab.

 

Adalah suatu keganjilan jika 14 abad setelah masa pewahyuan – ketika kefasihan berbahasa Arab oleh pemakainya sendiri tidak seindah dulu-, tiba-tiba ada seorang Amerika (Dr. Robert Morey) -yang tidak menguasai bahasa Arab- mengatakan:

Pertama-tama, AI-Qur’an bukanlah bahasa Arab yang sempurna. AI-Qur’an mengandung banyak sekali kesalahan gramatika seperti dalam surat 2:177 …….. 63

Gramatika Arab pertama kali ditulis secara serius oleh Sibawaih yang asli Persia pada abad ke II H. -1,5 abad setelah al-Qur’an diturttnkan-, setelah sebelumnya pada abad I H. dasar­dasarnya telah diletakkan oleh Abul Aswad ad-Duali. Bagaimana mungkin gramatika Arab menghukumi al-Qur’an sementara penulisan gramatika itu sendiri merujuk kepada bahasa al-Qur’an -selain syair-syair Arab-. Ini kan sama saja dengan mengatakan “berdasarkan air garam yang saya minum, maka air laut man itu kurang asin”.

Seperti kata Robert Morey : “Yang lama mencocokkan yang baru”.64Karena nahwu yang datang sesudah al-Qur’an telah mengambil kaidah-kaidah pemakaian bahasa dari Qur’an, maka al-Qur’an lah yang menghukumi nahwu bukan sebaliknya. Ini baru prinsip yang masuk akal. Sedang untuk masalah ajaran agama yang tentunya memuat hukum untuk mengatur kehidupan bermasyarakat. Maka prinsip yang dipakai adalah prinsip hukum yaitu “Yang baru menghapus yang lama”.

Satu hal yang perlu kita sadari bahwa gramatika ditulis berdasarkan generalisasi dari seluruh kata yang secara alami telah dipakai oleh suatu komunitas. Dan setiap generalisasi pasti menyisakan `kecuali’. Dalam bahasa Indonesia kalau saya katakan ‘mensucikan’ tidak akan salah menurut “Kaidah Bahasa Indonesia”, karena ada dua kata yang jika terapkan dengan kaidah yang sama maka salah satu maknanya hilang, yaitu: cuci dan suci. Padahal seharusnya huruf pertamanya diganti “ny”. Begitu juga bahasa Arab. Bahasa keseharian yang terekam dalam al-Qur’an sudah berlaku sebelum gramatika ditulis. Maka generalisasi dalam pengambilan kaidah bahasa yang datang kemudian akan menyisakan “pengecualian” yang kemudian dikatakan oleh Dr.Robert Morey melanggar tata bahasa.

NOTES

63 Robert Morey, op. cit., ha1.139

64 ibid.) 159

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: