Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

MA, Abdulrahim Ph.D.

Posted by Aliey Faizal pada 12 Juni 2012

SAMBUTAN


MA, Abdulrahim Ph.D.

Alhamdullilah, segala puji dan puja hanyalah untuk Allah Yang telah menunjuki hamba-hambaNya yang dikehendakiNya sesuai dengan kwalitas hambaNya, Shalawat dan salam bagi rasulNya yang telah menghabiskan umurnya untuk memberikan teladan terbaik untuk hambanya yang paling disayangi olehnya. Dihadapan para pembaca telah tersaji suatu bacaan yang bermutu menyingkapkan rahasia yang sangat bernilai bagi ummat Muhammad dalam menghadapi situasi yang telah berkembang di tanah air kita pada masa ini. Tidak dapat disangkal suatu kenyataan, bahwa bangsa kita telah ditentukan oleh Allah Yang Maha Bijaksana untuk hidup berdampingan dengan saudara-saudara kita yang menganut agama Nasrani, yang menurut ajaran agama kita yang mulia adalah kelompok yang wajib kita hormati sebagai saudara kita sama-sama hamba Allah yang bernaung dibawah agama yang satu, yaitu sama­sama agama yang berasal dari agama Ibrahim AS. Yang mengesakan Allah SWT
Kalau terjadi perbedaan disana-sini, itu disebabkan oleh perbedaan penafsiran manusia saja. Kita disuruh oleh Allah mengakui perbedaan-perbedaan itu disamping meyaqini, bahwa agama yang kita anut adalah yang terbaik dalam keyaqinan kita. Sebagai Muslim hanyalah mengakui perbedaan itu ada dan merupakan akibat hukum sejarah yang berjalan berkelindan dengan tabi’at manusia (QS. 2:213)
Namun demikan kita wajib memahami dengan tepat akan perbedaan ini dan waspada akan akibat-akibatnya, terutama aspek-aspek negatifnya.
Kita para Muslim wajib merasa yakin, bahwa sudah menjadi kewajiban bagi setiap Muslim untuk menghormati hak setiap manusia untuk bebas memilih agama berdasarkan pilihan masing-masing individu tanpa campur tangan manusia lain, karena itu merupakan kehendak Allah SWT Haq setiap manusia untuk memilih agama menuruti kata hatinya sendiri adalah keyakinan kita berdasarkan firman Allah SWT (QS. 33:72). Disamping itu kita juga yakin, bahwa seluruh alam yang bukan manusia ini sudah Islam atas dekrit Allah sendiri (QS. 41 :11)
Disamping itu saudara-saudara kita para penganut Kristiani yakin pula, bahwa sebagai pengikut yesus yang beriman wajib bersalah kepada Tuhan jika tidak berusaha menyebarkan ajaran kitab suci mereka kepada seluruh makhluk dimuka bumi ini (Injil. Markus 16:15). Jika perlu untuk melaksanakan ayat ini mereka diizinkan memaksa, sampai membunuh kita yang berani membangkang.
Dengan mengetahui ajaran kita sebagai Muslim wajib berusaha membentengi diri dari kemungkinan ini. Jika terlena dengan menganggap ajaran mereka sama saja dengan ajaran agama kita dalam berda`wah, maka jangan heran kalau peristiwa yang terjadi diwaktu Syawal 1999 ditanah Ambon yang lalu, ketika umat Islam yang sedang bershalat Syawwalan diberondong oleh mereka dengan senapan mesin. Mereka sangat menjadikan diri mereka pengikut Jesus, sebagai juru selamat kemanusiaan dari api neraka. Mereka sangat yakin jalan satu­satunya mendekatkan diri kepada Tuhan hanyalah melalui Jesus, juru penyelamat kemanusiaan, yaitu Anak Tuhan yang sengaja dikorbankan ditiang salib dalam rangka menyelamatkan manusia dari dosa yang diperbuat Adam dan Eve (Hawa). Bagi mereka ditembak mati oleh mereka akan lebih baik dari pada masuk neraka nanti diakhirat. Oleh karena itu kita sebagai Muslim wajib sadar betul akan keyakinan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air di Ambon atau yang baru beberapa hari lalu di Poso itu. Inilah yang diperingatkan Allah SWT didalam surat AI-Baqarah ayat 120. bagi umat yang sering membaca Al-Qur’an kenyataan ini tentu menganggap peringatan Allah ini sudah cukup jelas dan karena itu dia tidak akan heran akan terjadinya peristiwa ini.
Dengan mempelajari buku yang saudara pegang ini hal tersebut akan lebih jelas lagi. Adapun penulis buku ini adalah bekas Biarawati yang dengan hidayah Allah SWT telah memeluk agama Islam. Beliau sangat menguasai pikiran dan ajaran Kristen oleh karena itu beliau merasa berkewajiban memperingatkan kita sesama Muslim dan Muslimah akan logika pemeluk agama ini secara tepat, karena itu saya beranggapan, bahwa buku ini sangat perlu dibaca untuk lebih menyadarkan kita yang disayanginya sesama Muslim dan Muslimah.
Mudah-mudahan maksud beliau yang suci ini mendapat sambutan dari para pembaca sekalian. Semoga maksud yang ingin dicapai saudara.penulis ini diridhai Allah SWT

 

Semoga senantiasa Istiqomah.  Amien

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: