Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Drs. H.M.Anwar R. Prawira, MA. Ketua Ta’mir Masjid Agung AI-Azhar Jakarta

Posted by Aliey Faizal pada 12 Juni 2012

SAMBUTAN

Drs. H.M.Anwar R. Prawira, MA
Ketua Ta’mir Masjid Agung AI-Azhar Jakarta

Para pembaca yang bijak.

Apa yang ditulis oleh ibu Dra. Hj. Irena Handono ini merupakan jawaban yang tegas terhadap tulisan Robert Morey yang berjudul THE ISLAMIC INVASION, ibu Hj. Irena Handono, Dkk mencoba menjawabnya dengan tulisan yang berjudul ISLAM DIHUJAT MENJAWAB BUKU THE ISLAMIC INVASION KARYA ROBERT MOREY Tulisan ini cukup mewakili pendapat kalangan muslim. Kalau saja kaum muslim mau menghujat INJIL yang ada sekarang, niscaya dapat disusun buku tiga kali lebih tebal dari bukunya Robert Morey. Tetapi dalam ajaran Islam ada batasan moral, dimana seorang tokoh atau sosok yang dihormati, atau “tuhan” yang disembah oleh suatu kaum tidak boleh (haram) dicaci, diejek atau dihina. Allah berfirman dalam Al-Qur’ an sebagai berikut :

“Janganlah kamu caci orang-orang yang berdo’a kepada selain Allah (karena dapat menyebabkan), mereka mencaci Allah secara berlebihan tanpa pengetahuan. ” (QS. Al-An’am 6: 108)

 

Karena itulah maka segenap kaum muslimin dimanapun mereka berada dan dizaman apapun mereka hidup tidak pemah dan tidak akan menghina sesembaahan atau tuhan suatu golongan. Lebih-lebih lagi terhadap Yesus yang menjadi sesembahan umat Kristiani, karena Yesus itu sendiri (Nabi Isa AS) adalah sosok manusia suci yang wajib dihormati dan diimani dengan setulus hati. Jadi tidak mungkin orang Islam menghina “Yesus” seperti Robert Morey menghina Nabi Muhammad SAW.
Sejarah telah membuktikan bahwa tidak pernah ada pemerintahan yang Islami atau suatu negara yang mayoritas penduduknya beragam Islam yang memaksa penduduk yang beragama lain memeluk agama Islam, atau berlaku kasar terhadap mereka, atau membunuh mereka jika tidak memeluk agama Islam bahkan mencela saja pun Nabi Muhammad melarang keras, seperti dalam sabdanya:

 

“Siapa yang menyakiti kaum Zimmi (kaum non Islam yang hidup di negeri Islam) berarti ia menyakiti aku”

 

Robert Morey begitu teganya menghina, mencaci, dan mengata-ngatai Nabi Muhammad, sosok yang sangat dihormati dan dimuliakan oleh segenap kaum muslimin diseluruh dunia dengan cara yang kotor. Kalau Robert Morey mempunyai agama yang menyakini bahwa injil adalah kitab seucinya yang dianggap autentik, itu adalah hak asasinya dan saya tidak menaruh keberatan apapun terhadap keyakinannya. Begitu juga jika ia menolak atau tidak mempercayai Al-Qur’an sama sekali tidak merugikan saya dan Umat Islam. Ajaran Islam telah menjelaskan:

 

Barang siapa yang mau percaya silahkan, dan barang siapa yang menalak (kufur) juga silahkan (QS. 18:29)

 

Tetapi manakala Robert Morey mengusik AI-Qur’an sebagai kitab suci yang ia ragukan keasliannya dengan alasan hafalan para sahabat Nabi Muhammad yang terbatas, dan ia juga mengakui adanya catatan wahyu oleh para sahabat selagi Nabi masih hidup, dengan logika apa Robert Morey menyakini keaslian kitab Injil yang ada sekarang. Padahal kitab itu baru dibakukan / dikodifikasikan lebih dari 300 tahun setelah Yesus tiada (Injil dibakukan / dikodifikasikan pada konsili Nicea tahun 325 M), sebagai bukti autentik bahwa Al-Qur’an itu dapat dihafal orang secara penuh, sekarang ini di Indonesia banyak anak umur 15 tahun sudah hafal Al-Qur’an seluruhnya 30 Juz, silahkan Robert Morey datang ke Indonesia atau negeri Islam yang lain untuk mengetes hafalan mereka. Kalau saja yang sudah terbelakang 1400 tahun, bisa menghafalnya, mengapa pada awalnya yang langsung mendengar dari Nabi Muhammad kok malah diragukan hafalannya ? Saya malah meragukan apakah ada diantara tokoh Kristen seperti Pendeta, Pastur, Biarawati, Penginjil, Uskup dan Paus dan lain-lain, yang hafal kitab injil secara penuh ? jika tidak, Injil itulah yang seharusnya Robert Morey meragukan keasliannya. Sebab kalau itu benar-benar wahyu Allah pasti mudah dihafal. Allah sendiri yang menjamin kemudahan itu dengan firman Nya dalam Al-Quran :

 

Sungguh telah Ku mudahkan Al-Qur’an itu untuk diingat bagi arang yang mau mengingatnya (menghafalnya). (QS. 54:17)

 

Jaminan Allah itu sekarang telah menjadi kenyataan yang sejelas-jelasnya seperti jelasnya matahari disiang hari. Itu membuktikan bahwa Al-Qur’an itu benar-benar wahyu.
Agaknya Robert Morey sulit mempertahankan logikanya secara logis. Sekali lagi saya mengusik kepercayaan Robert Morey, sebab hal itu adalah hak asasi manusia yang paling dalam. Yang saya pertanyakan adalah tata pikirnya yang tidak logis, yang dengan itu ia menyerang dan mencaci-maki Nabi Muhammad pembawa Agama Islam.
 

Jakarta, 20 Oktober 2003.

Pemeluk Agama Islam yang senantiasa menghormati Nabi Isa (Yesus)

 

 

Artikel Terkait :

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: