Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Kebohongan Injil Markus 4 : Terpecahnya Jemaat

Posted by Aliey Faizal pada 11 Juni 2012

Sebelum Markus mengemukakan dugaan penangkapan Yesus di Taman Getsemane, ia kemudian bernubuat bahwa begitu Yesus tertangkap, maka seluruh muridnya terpencar-pencar dan meninggalkannya. Dalam membuat nubuat ini, Markus mengutip satu ayat dari Perjanjian Lama. Dan oleh karenanya, ia mengaitkan terpecahnya para murid itu bukan hanya dengan pemenuhan nubuat dari sabda-sabda Yesus, tetapi juga dengan pemenuhan nubuat yang berasal dari kata-kata Perjanjian Baru.

Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Kamu semua akan tergoncang imanmu. Sebab ada tertulis: Aku akan memukul gembala dan domba-domba itu akan tercerai-berai. Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea.” (Markus 14:27-28)

Keterangan di atas diambil dari Kitab Zakaria berikut ini:

“Hai pedang, bangkitlah terhadap gembala-Ku, terhadap orang yang paling karib kepada-Ku!”, demikianlah firman TUHAN semesta alam. “Bunuhlah gembala, sehingga domba-domba tercerai-berai! Aku akan mengenakan tangan-Ku terhadap yang lemah. (Zakharia 13:7) 

Kutipan Markus dari Zakaria memang cukup akurat. Namun, pertanyaannya adalah, apakah kutipan itu benar-benar bisa diterapkan pada peristiwa-peristiwa yang tengah didiskusikan? Markus mengungkapkan bahwa Yesus bersabda, “Kamu semua akan tergoncang imanmu.” Apakah ini sesuatu yang benar-benar terjadi? Keempat injil kanonik menyatakan bahwa Petrus mengikuti Yesus setelah ditangkap. Artinya, Petrus tidak meninggalkannya (Matius 26:57-75; Markus 14:53-72; Lukas 22:54-62; Yohanes 18:12-27).

Lebih jauh, Yohanes menunjukkan bahwa murid kedua juga mengikuti Yesus (Yohanes 18:12-16). Mungkin saja, pengarangnya mengakui bahwa keterangan yang sebenarnya dari Zakaria tidak menyatakan bahwa “seluruh” domba itu akan terpecah-belah. Akan tetapi, jika pernyataan dalam Zakaria itu diterapkan kepada Yesus, maka orang-orang Kristen seharusnya ingat bahwa dalam keterangan tersebut Allah dilaporkan merujuk pada gembalanya dengan hanya menyebut “orang itu”.

Catatan Penting:

Masih berkaitan dengan dugaan pemenuhan nubuat dalam injil Markus, menarik untuk mempertanyakan Alkitab tentang rujukan ayat-ayat yang dikutip pengarang Markus berikut ini:

Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan? Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis**tentang dia.” (Markus 9:12-13)

Dari kutipan di atas, Markus mengklaim bahwa penderitaan dan penghinaan kepada Yesus merupakan pemenuhan nubuat, demikian juga dengan kedatangan Elia yang sudah diramalkan keadaannya dalam kitab suci. Pertanyaannya adalah, di manakah kita bisa menemukan rujukan atas kedua nas kitab suci tersebut yang dirujuk Markus yang konon “ada tertulis”? Yang pasti, kedua nas yang dirujuk Markus tersebut tidak ada dalam seluruh naskah Perjanjian Lama! 

Keterangan:

** Ramalan kedatangan nabi Elia dicatat dalam Kitab Maleakhi (Maleakhi 4:5-6). Namun, ia tidak berbicara tentang keadaannya, kecuali bahwa nabi itu akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya Tuhan tidak memukul bumi sehingga musnah.

Artikel Terkait :


Iklan

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: