Aliey Faizal

'Isy Kariiman Aw Muth Syahiidan

Bahr Ad-Dumu’ (Syekh Ibnul Jauzi)

Posted by Aliey Faizal pada 26 Mei 2012

TENTANG PENULIS
Beliau bernama Syekh Al-Imam Al-Allamah, Jamaluddin Abul Faraj Abdurrahman bin Abul Hasan Ali bin Muhammad Al-Qurasyi At-Taimi. Lahir sekitar tahun 509 atau 510 H, dan wafat pada tahun 597 H

BEBERAPA KARANGANNYA
Sepanjang hidupnya, beliau telah menulis beberapa kitab yang meliputi beberapa disiplin ilmu, diantaranya : Zad Al-Masiir Fi Ilm At-Tafsir. Juga kitab mengenai haidts yang berjudu; Al-Maudhu’at, dimana ia menyingkapkan hadist-hadist maudhu’. Beliau juga menulis kitab-kitab sejarah, antara lain yang terkenal Al-Muntazham, Shafwah ash-Sfafwah, Manaqib Umar bin Khattab dan Manaqib Umar bin Abdul Aziz

NASEHAT-NASEHATNYA
Imam adz-Dzahabi mengatakan, “Ibnul jauzi adalah seorang yang ahlu dalam memberikan nasihat. Tidak ada yang membantah hal ini. Ia mampu bertutur dalam bahasa syair yang tinggi nilainya. Ia adalah pembawa bendera nasihat dan akhlaq yang luhur, dengan seni penyampaian yang indah dan mengena. Wajahnya tampan , suaranya bagus , pengaruh kalimat-kalimatnya sangat membekas dihati pendengar dan pembacanya”
Selain ahli dalam memberi nasihat. Ibnul Jauzi juga dikenal jago dalam memberikan jawaban pada pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepadanya di majelis-majelis nasehat yang diasuhnya. Ia mampu memberi jawaban yang khas dan menarik, yang sulit untuk dibantah lagi.
Salah satu jawaban terbaik yang pernah ia sampaikan ialah jawaban atas pertanyaan yang timbul akibat pertentangan antara seorang penganut ahlus sunnah dan penganut syiah di baghdad, mengenai siapa yang lebih utama antara Abu Bakar asy-Shiddiq dan Ali bin Abi Thalib Radiallahu anhuma. Kedua orang ini lalu sepakat menyerahkan jawaban atas masalah ini kepada Syekh Abul Faraj Ibnul Jauzi. Syeikh Meminta orang yang bertanya itu untuk berdiri. sementara ia tetap duduk dikursi tempat ia menyampaikan nasihat. Ia lalu menjawab, ” Yang lebih utama diantara keduanya adalah yang anak perempuannya dinikahkan dengannya.”
Syekh Ibnul Jauzi langsung turun dari kursinya dan berlalu. Lalu pengikut Ahlus Sunnah berkata, “Yang dimaksud adalah Abu Bakar, karena anak perempuannya (Aisyah) dinikahi oleh Rasulullah SAW.”. Sedangkan penganut Syiah mengatakan , “Dia itu Ali, karena Fatimah anak perempuan Rasulullah SAW, dinikahkan dengan beliau.”
Inilah gambaran dari jawaban-jawaban yang unik dan menarik beliau.

Artikel Terkait :

Iklan

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: